Kamis, 17 November 2011

Ada Koper Skuter, Nih.



Perusahaan otomotif asal Inggris, Micro Scooters, mengeluarkan produk terbarunya, yaitu koper masa depan. Selain berfungsi untuk menyimpan barang, inovasi perusahaan ini adalah bisa membantu penggunanya bergerak ke tempat yang diinginkan tanpa biaya.


Koper berwarna hitam seharga 250 poundsterling atau sekitar Rp 3,5 juta ini sekilas tak ada bedanya dengan tempat penyimpan barang lainnya. Tapi, jika dibuka pada bagian tertentu, koper berkapasitas 20 liter ini bisa berubah menjadi otopet otomatis. Penggunanya tinggal menyalakan mesin dan bergerak ke mana pun mereka suka.


Ide ini terinspirasi dari keluhan sejumlah wisatawan yang kesulitan mencari taksi di bandara. "Koper ini bisa mengubah wajah ribuan keluarga," kata seorang juru bicara Micro Scooters. Ini juga berguna saat seseorang terjebak dalam kemacetan.
Asik juga ya, tak perlu keberatan kalau kopernya sarat muatan. Tapi, jasa porter bisa makin berkurang jadinya. 


ViewPad



Keunggulan
  • Prosesor setara dengan Ipad 2, processor besutan NVidia perusahaan kawakan komputer
  • Ada Slot GSM (3G) tidak sulit untuk koneksi internet
  • Layar sudah LED dan Capacitive
  • Secara spek sudah support Android Honeycom (tapi belum ada ROM official)
Review Pengguna
ViewPad tablet 10" yang siap menemani Anda
ViewPad 10s adalah produk tablet ke-dua dari ViewSonic yang hadir di Indonesia, dengan design lebih elegan dan lebih nyaman digengaman Anda. Didukung processor Tegra T250 dual Cortex-A9 buatan nVidia mampu beroperasi dengan kecepatan tinggi hingga 1 GHz. Terdapat slot SIM card GSM untuk memudahkan Anda terkoneksi dengan jaringan internet berkecepatan HSDPA 7.2MBps. Produk ini telah didukung aplikasi Flash Player yang memungkin Anda membuka video di youtube, bermain game dan melihat animasi di internet. 
Bicara mengenai layar, tablet buatan pabrikan monitor ViewSonic ini tidak perlu dipertanyakan lagi kemampuannya. Layar berukuran 10.1” dengan kemampuan layar sentuh (capasitive touchscreen) 16:9 mampu menampilkan 16.7 juta warna, sangat nyaman dimata Anda. Dilengkapi tombol screen lock switch yang memberikan kemudah untuk memilih tampilan potrait atau landscape pada layar.
Dapat digunakan sebagi pemutar video musik, digital frame atau film dengan kualitas gambar beresolusi 1080 HD. 
Dilengkapi HDMI slot, USB slot dan microSD slot pada sisi kanan ViewPad 10s. HDMI slot untuk menampilkan gambar, video atau bermain game ke monitor, LCD TV atau proyektor. MicroSD slot memberikan fleksibilitas kepada Anda untuk memilih besarnya memory yang akan digunakan. Apabila microSD tidak cukup bagi Anda jangan cemas dulu, dengan adanya USB slot Anda dapat menggunakan USB stick/ Flashdisk atau hard disk eksternal dengan memory yang lebih besar dapat tersambung dengan ViewPad 10s. 
Selain sebagai perangkat multimedia, ViewPad 10s juga dapat digunakan sebagai modem WiFi yang dapat menyambungkan jaringan internet ke perangkat lain. Anda dapat bekerja dan browsing bersama teman-teman Anda tanpa terhubung dengan kabel. Dengan battery Li-Polymer dengan kapasitas 3300mAh siap melayani Anda hingga 6,5 jam dengan kondisi sedang memutar video.


[center]
Technical Specifications ViewPad 10s android
Colours, Dimensions & Weight
• Dimension: 275.5mm (width) x 178.5mm (height) x 14.5mm (depth)
• Color: Black
• Weight: 730g
Communications
Wi-Fi model
• Wi-Fi (IEEE 802.11b/g) wireless networking
• Bluetooth 2.1 + EDR technology
Wi-Fi + 3G model
• HSDPA 7.2Mbps / HSUPA 5.76Mbps
• Data only. GSM/WCDMA Band: 850 / 900 / 1800 / 1900 / 2100MHz 
• Wi-Fi (IEEE 802.11b/g) wireless networking
• Bluetooth 2.1 + EDR technology
Processor and Memory
• 1GHz NVIDIA Tegra 250 SMP Dual-Core ARM Cortex A9
• 512MB of 667MHz DDR2 SDRAM installed
Storage
• 512MB NAND Flash storage onboard (ga perlu cemas kan sudah bisa memindahkan aplikasi ke memory eksternal dengan App2SD)
• One microSD card slot supports up to 32GB
Operating System and Software
• Android 2.2 Froyo Operating System
Battery and Power
• 3300mah 7.4V Li-Ion battery. Idle with LCD on: Up to 7.5 hours; Audio playback: Up to 16 hours; 1080p video playback: Up to 6.5 hours.
• Full Range AC adapter 3W AC in 100-240V, 50-60Hz DC output 12V 1A 12W
Location
Wi-Fi model
• Wi-Fi
Wi-Fi + 3G model
• Wi-Fi
• GPS
Package Contents
• ViewSonic ViewPad 10s
• Power adapter
• Quick Start Guide
Graphics and Video
• 10-inch (diagonal) LED-backlit, capacitive multi-touch TFT widescreen display
• 1024x600 native resolution
• NVIDIA Tegra 2 Ultra-Low Power (ULP) GeForce GPU architecture, supports 1080p Full HD video playback
• 1.3 megapixel camera
Audio
• Two 1.5W stereo speakers 
• Built-in microphone
Sensors
• G-Sensor
Multimedia Playback - Supported Formats
• Video: H.264 ,MPEG-4 ,DivX/Xvid 4/5/6 compatible 1080p HD Profile, H263,Motion JPEG
• Audio: AAC LC, AAC ,eAAC+ , AAC+,AMR-NB,AMR-WB,BSAC,MP3, OGG Vorbis
• Photos: JPEG, GIF, PNG, BMP
Supported Document Formats
• Word, Excel, PowerPoint, PDF reading
Connectors
• Power
• microSD card slot
• HDMI port
• One USB 2.0 port (up to 480Mbps)
• 3.5mm audio line out
• SIM card slot (3G + Wi-Fi model)[/size]


Kindle 3 Amazon Ebook Reader – Tips Dasar




Di Indonesia, Ebook Reader belum booming kayak diluar negeri dan banyak banget yang ga aware sama nih gadget. Kalau ngomongin ebook reader orang malah ngebahas ipad, padahal dua2nya beda banget.
Baru2 ini Amazon ngeluarin Ebook Reader baru bernama Kindle 3 yang langsung jadi penjualan terlaris Amazon karena harga yang murah dan feature-feature yang keren. Beberapa website yang me-review ebook reader dari segala merk, menobatkan Kindle 3 sebagai nomor 1. 

Basic Tips Menggunakan Kindle 3:
1.
 To use WiFi – Go to the Kindle Home Page, then open ‘Menu’ and click ‘Settings’. Go to ‘WiFi Settings’, then select ‘View’. A command box will show you the WiFi networks available. Choose the network you are going to access. Supply details, such as your security code or password, if asked
2.
 To put the Kindle 3 into sleep mode – Simply slide the power switch found at the bottom of the device to put it into sleep. Do the same if you want to wake it from sleep mode
3.
 To type in numbers – The Kindle 3 doesn’t have a numbers row anymore. If you want to key in numbers, you have to open the symbol key then use the 5-way controller to find the specific number you want to use. However, there’s a much faster way of typing in a number: simply press Alt-a letter on the QWERTY row. For instance, Atl+Q gives you 1, ALT+W=2, Alt+E = 3, and so on and so forth
4.
 To bookmark a page – The shortcut key is Alt-B. Alternatively, you can position the cursor on the page, then double press the 5-way controller 
5.
 To highlight a text – Bring the cursor to where you want to start highlighting the text. Press the 5-way controller once, then release; this locks the starting point of your highlight. Use the 5-way controller to move the cursor and select the text. When you reach the end of the text you want to highlight, press and release the 5-way controller again 
6.
 To add notes – Position the cursor. Use the keyboard to type the notes you want to add
7.
 To delete all the notes you typed – Press Alt-Del
8.
 To skip to a chapter – In books where jumping by chapter or section is set up, you can skip a chapter forward or backward using the 5-way controller
If moving by ‘Table of Contents’ is enabled, you can use this as the default menu for choosing the section you want to jump to
9.
 Sharing highlighted book passages – Position the cursor on a note or highlight. Press Alt-Enter to share it to Facebook and Twitter friends
10.
 To play background music – Press Alt-Spacebar
11.
 To proceed to the next track – Press Alt-F
12.
 To load photos to your Kindle from your PC – Plug your Kindle 3 to your PC using the USB cable. Go to the main folder of your reading device; create a new folder and label it ‘Pictures’. If you want, you can also create sub-folders to make your photo collection more organized. Copy and drag the pictures from your PC to the desired sub-folder
13.
 Search and Indexing - Immediately after adding books to your Kindle you will notice that the battery meter drops very quickly. This is because after your books have been added to the Kindle, it will start indexing the text inside all the books. This is useful when you want to use the search feature. To check if the indexing has completed, search for a random word (e.g. “qwerty”) and you will see the number of items that are yet to be indexed
14.
 To take screenshots on the Kindle simply hold the buttons “Alt + Shift + G” and the screen will flash momentarily. To retrieve your screenshots browse to the root directory of your Kindle and navigate to the “documents” folder. This folder contains all your saved books and the screenshots will be saved as GIF files

salah Kaprah Tentang MEGAPIXELs

*PENTING: 
jenis perbedaan megapixel pd suatu kamera hanya 
menunjukkan perbedaan ukuran max photo. bukan kualitas photo.
jadi bukan berarti 10 megapixel memberikan hasil lebih baik dr 
2 megapixel.
entah dah kebiasaan penjual & pembeli.
atau memang sudah mendarah daging di benak kita semua.
tiap kali orang bertransaksi gadget yg berhubungan dengan camdig,
(kebanyakan HP). 
orang selalu mengedepankan besar kecilnya megapixel suatu hp.
padahal setau ane ya gan,
megapixel itu hanya menentukan keemampuan maksimal ukuran dr hasil gambar. 
atau kemampuan cetak maksimal suatu hasil gambar dr kamera tsbt.
contohnya kamera VGA: maksimal ukuran cetak ya 640 x 360
kamera 1,3 megapixel: maksimal klo gk slah 1280 x 800
dll
memang sih kebanyakan kamera dengan megapixel tinggi juga 
mengusung kualitas lensa kamera yg bagus.
namun untuk beberapa hp (china kbanyakan).
disini terlihat jelas bahwa megapixel tinggi gk mnjamin hasil kamera bagus.
karena hanya mengutamakan ukuran hasil gbr yg besar.
atau bahkan sebagai strategi penjual saja.

iOS vs Android, Mana yang Lebih Baik?



Soal sistem operasi (o/s), sejak jaman dahulu sampai sekarang adalah soal "agama". Bagi mereka yang fanatik tentu o/s yang digunakannya adalah harga mati dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Secara umum seiap o/s memiliki kelebihannya masing-masing.

Yang paling membedakan tentunya adalah pendekatan yang digunakannya. Untuk Android yang sifatnya open source, pendekatannya adalah memberikan kesempatan bagi penggunanya untuk melakukan berbagai eksperimen secara leluasa pada fiturnya. Sedangkan IOS yang closed source, pendekatannya adalah memberikan pengguna berbagai fitur yang mudah digunakan.

Jadi sekarang kembali kepada tipikal penggunanya. Jika ada penyuka gadget sebagai sebuah layanan yang mudah digunakan tanpa ingin melakukan eksplorasi teknisnya (walau sedikit), gunakan iOS. Tetapi jika anda suka 'ngoprek' suatu gadget dan (ingin) paham sedikit-sedikit tentang teknologi dibelakangnya maka gunakan Android.


Mantab nya Galaxy 7 Plus

Pilihan tablet mungil kian bervariasi dengan kehadiran Galaxy Tab 7.0 Plus. Seperti apa varian terbaru tablet Samsung ini? Sesuai angka yang menempel di belakang namanya, sudah dapat ditebak tablet ini lebih kecil dan ramping dibandingkan 'sang kakak' Galaxy Tab 7.7. Ukurannya yang lebih kecil membuatnya nyaman dibawa kemana saja. Apalagi, bobotnya pun cukup ringan, yakni 345 gram sehingga terasa enteng di genggaman.

Dari sisi desain, tidak berbeda dengan seri Galaxy Tab sebelumnya. Keseluruhan body Galaxy Tab 7.0 Plus dibalut oleh bahan plastik. Untungnya bahan plastik ini tidak berkesan murahan.

Galaxy Tab 7.0 mengusung layar LCD WSVGA, berbeda dengan versi.7.7 yang sudah dibekali layar AMOLED. Namun ini tidak membuat kualitas layar anjlok. Tampilan layar tampak cerah dengan warna warni alami.

Pada sisi sebelah kiri, terdapat slot microSD dan SIM. SIM card di Galaxy Tab 7.0 Plus ini tak hanya bisa digunakan untuk koneksi data, tetapi juga untuk berhalo-halo alias menelepon langsung tanpa menggunakan handsfree. Tapi memang, meski mungil untuk ukuran tablet, perangkat ini kurang nyaman dan terlihat janggal saat digunakan menelepon.

Di sisi kanan, terdapat tombol power, volume dan port infrared. Konektor 3,5 mm audio jack terdapat pada sisi sebelah atas serta speaker dan port untuk mengisi ulang baterai di sisi bawah.

Yang menarik, tablet ini bisa berfungsi sebagai smart remote. Galaxy Tab 7.0 Plus dapat digunakan untuk mengontrol peralatan elektronik Samsung di rumah seperti TV misalnya, dengan koneksi WiFi.

Secara keseluruhan, tidak ada keistimewaan mencolok yang membedakan Galaxy Tab 7.0 Plus dari saudara-saudara pendahulunya Tapi bagi pengguna yang menyukai perangkat yang ringkas, nyaman dibawa kemana pun dengan tidak mengesampingkan performa, tablet ini mungkin bisa menjadi pilihan.



Spesifikasi:
Ukuran 193,65 x 122,37 x 9,96 mm. Berat 345 gram

§  Prosesor 1,2 GHz Dual Core
§  Layar 7 inch WSVGA PLS LCD
§  OS Android 3.2 Honeycomb
§  Kamera 3 MP dengan LED Flash (depan) dan 2 MP (belakang).
§  Video. Format: 3GP, MPEG4, WMV, AVI, MKV. Playback: 1080p Full HD. Recording: 720 HD
§  Audio. Music player dengan SoundAlive
§  Konektivitas: Bluetooth, USB 2.0, WiFi 802.11 a/b/g/n (2.4 & 5 Ghz), WiFi channel bonding & WiFi direct
§  Memori 16GB (RAM), 16GB internalmemori, micro SD (up to 32GB)
§  Baterai Li-on 4.000 mAh

Android Cabe Rawit, Samsung Galaxy Y





tidak hanya bermain di pasar Android high endsaja, Samsung agaknya tetap berkomitmen di pasar Android entry level. Belum lama ini, mereka mengeluarkan ponsel Android berharga murah, Galaxy Y.

Y sendiri adalah kependekan dari Young atau muda. Jelas pasar utama dari handset ini adalah kalangan anak muda atau pengguna Android pemula yang ingin merasakan seperti apa OS 'robot hijau' ini.

Meski berharga relatif terjangkau, Samsung Galaxy Y sudah dibekali dengan prosesor 800Mhz serta OS Android 2.3 Gingerbread. Mari kita simak lebih lanjut seperti apa kemampuan ponsel ini.

Ukuran Mungil

Galaxy Y wujudnya memang mungil. Berukuran 104 x 58 x 11.5 mm dengan berat tidak mencapai 100 gram, ia tidak terlihat bongsor dan termasuk smartphone ringan dan praktis digunakan.

Terlihat hanya ada 3 tombol di bagian bawah layar yakni tombol multitasking, home dan back (urut dari kiri ke kanan). Tombol-tombol tersebut bersifat ‘touch sensitive’ sehingga tak perlu menekan keras untuk mengoperasikannya.

Bahan pembuatan Galaxy Y dari plastik dengan aksen silver di bagian pinggir. Bagian belakang berupa plastik dengan semacam tekstur untuk memudahkan pegangan. Sayangnya, ponsel ini tidak dibekali dengan tombol khusus kamera.

Secara umum, desain Galaxy Y memang terlihat biasa-biasa saja meski masih bisa menghindari kesan murahan. Cukup wajar memang mengingat harganya yang sangat terjangkau untuk ukuran smartphone.

Layar Kurang Jernih

Galaxy Y memiliki bentang layar 3 inch TFT kapasitif beresolusi 240x320 pixel. Layar ini memang tampak seadanya dan kurang jernih. Barangkali ini adalah salah satu bentuk kompromi agar harganya bisa tetap terjangkau.


Layaknya saudara-saudara terdahulunya, Galaxy muda ini pun dilengkapi TouchWiz UI. Urusan akses internet, ponsel ini tergolong tangguh, sama seperti handset Android lainnya. Ia juga memiliki kemampuan akses data setingkat HSDPA dan HSUPA. Yang menarik, Galaxy Y tidak terlalu panas saat digunakan untuk thetering berjam-jam.

Kamera 2 megapixel yang dimiliki Samsung Galaxy Y nampaknya terkesan nanggung, dimana vendor lain sudah banyak yang bermain di 3.2 megapixel keatas, bahkan 5MP di kisaran harga relatif sama. Bisa ditebak, hasil pemotretan pun biasa saja.

Android mungil yang juga medukung Java MIDP ini memiliki fitur penjajak lokasi alias GPS dengan fungsi A-GPS juga, sehingga anda tak perlu khawatir kesasar jika jalan-jalan ke daerah yang belum dikenal.

Sebagai alat pengusir suntuk, disediakan media player berupa MP 3 player yang baik kualitas suaranya. Output dari speaker cukup bagus dan seperti biasa perlu menggunakan earphone untuk mendengar kualitas suara yang sesungguhnya. Galaxy Y juga bisa merekam video QVGA@15fps.

Jika merasa bosan, masih ada FM Radio yang akan menemani kita bersantai. Jangan lupa harus memasang earphone kalau ingin mendengar siaran radionya.

Ponsel ini dibekali baterai berkekuatan 1200 mAh Li-Ion. Dengan kapasitas itu, nampaknya cukup pas untuk menopang seluruh aktifitas yang akan dikerjakannya termasuk multitasking dan multimedia.

Kesimpulan:
Jika boleh digambarkan dengan satu kalimat, Galaxy Y merupakan ponsel kecil cabe rawit yang harganya murah serta fungsional. Kemampuannya cukup bisa diandalkan meski pengguna harus rela kompromi dengan berbagai pengurangan di sana sini. Ponsel ini memang hanya dibanderol Rp 1,2 Juta. Sepertinya cocok untuk anak muda dan mereka yang ingin berhemat.

Kelebihan:
+ Murah dan fungsional
+ Thetering tidak panas
+ Ringan

Kekurangan:
- Kamera hanya 2 MP
- Layar kurang jernih

Spesifikasi kunci:

- OS Android Gingerbread 2.3.5
- Prosesor 832 MHz
- Layar 3.0 TFT capacitive touchscreen, 256K colors, 240 x 320 pixels
- Kamera 2 MP
- Memori internal 160 MB, slot microSD sampai 32GB
- Baterai Li-Ion 1200 mAh

Nokia Rilis Tablet Window 8





Nokia hampir dapat dipastikan terjun ke pasar komputer tablet. Bos Nokia di Prancis mengkonfirmasi mereka akan memperkenalkan tablet jagoannya pada pertengahan tahun 2012.


"Pada bulan Juni 2012, kami akan memiliki tablet yang berjalan dengan sistem operasi Windows 8," ucap Paul Asselem, Head of Nokia Perancis seperti dikutip media setempat.



Cukup masuk akal memang karena Nokia dan Microsoft tengah erat berkolaborasi. Mereka baru saja merilis ponsel Lumia yang memakai Windows Phone Mango.



Sebelumnya, CEO Nokia Stephen Elop juga menyatakan sinyal kuat bahwa Nokia bakal merilis tablet. Menurut dia, Nokia masih punya kesempatan untuk bersaing.



Windows 8 sendiri adalah sistem operasi yang dirancang mampu berjalan mulus baik di PC maupun tablet. Tidak seperti Windows 7 yang sering dinilai kurang baik dipakai di komputer tablet.

Android Makin Sangar, Blackberry Ngotot Ngejar

Indonesia memang masih menjadi salah satu basis pengguna BlackBerry terbesar di dunia. Bahkan Research In Motion (RIM) percaya bahwa tahun 2015 nanti, BlackBerry akan menjadi smartphone nomor 1 di Tanah Air.

Perkiraan tersebut memang bukan tanpa alasan, RIM sendiri mengklaim bahwa pengguna BlackBerry di Indonesia naik hingga 10 kali lipat hanya dalam kurun waktu 24 bulan. Prestasi ini pun sukses membuat Indonesia sebagai negara pengguna layanan BlackBerry Internet Service (BIS) terbesar di Asia Tenggara.

"Tahun 2015 nanti peredaran BlackBerry di Indonesia akan mencapai 9,7 juta unit, unggul dibandingkan Android dan Windows Phone," kata Gregory Wade, Regional Managing Director, Asia Timur RIM dengan penuh percaya diri.

Wade juga percaya bahwa ke depannya pengguna BlackBerry di kawasan Asia Tengara akan terus meningkat hingga mencapai 150 juta pengguna di penghujung 2015, khususnya Indonesia sebagai salah satu pengguna jejaring sosial terbesar.

"Indonesia itu pengguna Facebook dan Twiter terbesar kedua di dunia, dan merupakan pengguna BlackBerry terbesar di Asia Tenggara," tambah Wade, di Ritz Carlton, Selasa (15/11/2011) malam.

RIM memang mulai agresif menggarap pasar nasional. Buktinya, selain menunjuk Indonesia sebagai tempat pertama peluncuran BlackBerry Bold 9790 dan Curve 9380, produsen asal Kanada itu rencananya akan meresmikan sebuah toko khusus BlackBerry bergaya unik di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Dengan harapan pengguna ponsel tersebut akan meningkat pesat.

Wah Microsoft Gak Mau Kalah Sama Facebook



Setelah Google+, ada jejaring sosial lain yang disebut-sebut ingin menyaingi Facebook. Socl, demikian nama jejaring sosial tersebut, dikembangkan oleh Microsoft dan memiliki struktur yang mirip dengan Google+.

Banyak yang mempertanyakan kebenaran informasi yang bocor ini. Apakah Socl jejaring sosial yang digarap serius untuk diluncurkan, atau hanya proyek desain internal Microsoft Research?

Laporan Slash Gear, menyebutkan, situs yang beralamat di http://www.socl.com/ tersebut rupanya tidak sengaja terpublikasikan oleh Microsoft Research. Sumber lain menyebutkan, screenshot situs menampilkan deskripsi bahwa Socl adalah sebuah proyek percobaan yang akan dikembangkan lebih lanjut. 

"Socl.com adalah proyek desain internal dari salah satu tim riset di Microsoft yang karena sebuah kesalahan, telah terpublikasikan secara tak sengaja. Kami tidak memiliki informasi lebih jauh untuk saat ini," demikian pernyataan resmi Microsoft di situs tersebut. 

Keterangan tersebut, beserta screenshot-nya diambil pada saat socl masih dapat dibuka. Kini, alamat tersebut menampilkan pesan error ketika akan diakses. Namun beberapa blog dan situs teknologi sempat mengabadikan 'penampakan' tersebut. 

Keterangan lain menyebutkan, proyek tersebut semula bernama Tulalip. Pengguna bisa melakukan sign in menggunakan akun Facebook atau Twitter. Nyatanya, situs tersebut tidak pernah berfungsi. Kabarnya, akan ada pengembangan lebih lanjut terhadap platform tersebut.